Membangun Ruh Baru
Judul : Membangun Ruh Baru
Pengarang : Musyaffa Abdurrahman
Penerbit : Bidang Pembinaan Kader DPP PK Sejahtera, Harakatuna Publishing
Jumlah hal : 144 hal 21 cm
Cetakan :Cetakan pertama, Bandung Juli 2005
Buku ini bagus dan mengesankan bagiku, berisi taujih harakiyah nan kental nuansa ruhiyah. Di dalamnya terangkum ghirah, ilmu, motivasi, tadzkirah, bagai berhadapan langsung dengan seorang ustadz yang bijak. Berisi kiat-kiat dakwah yang tidak sekedar wacana tapi membangunkan semangat kader dakwah untuk memperbaiki diri, lalu bangkit bergegas agar tidak ketinggalan dari barisan dakwah.
Mencakup 3 hal :
- ruh baru dan kualits taqarrub ilallah
- urgensi InsyaAllah
perang hunain ada sebagian yang congkak, tidak insyaaallah dalam surat at taubah 25. Kisah 1 :dalam hadist bukhari muslim dikisahkan nabi sulaiman yang akan menyetubui 70 istrinya akan tetapi yang hamil hanya satu istri dan melahirkan anak yang cacat“Kalau saja Nabi Sulaiman mengatakan InsyaALlah niscaya mereka akan berjihad di jalan Allah sebagai penunggang kuda semuanya (HR> Bukhari Muslim)Kisah 2: yahudi menguji rasul dengan 3 pertanyaan :1 . bagaimana kisah ashabul kahfi2. bagaimana kisah Dzul Qarnain3. apa yang dimaksud dengan ruhRasul lupa insyaallah, selalu besok..besok… rasul sedih akhirnya datang surat setelah 15 hari, 1 , 2 dalam surat al kahfi. Ketiga dalam surat al isra’ 85. Pada akhir al kahfi: QS Al kahfi 23. “Janganlah kamu sekali-kali mengatakan “sesungguhnya saja akan melakukan hal ini besok’ kecuali dengan mengatakan InsyaALlah’Kisah 3 : Musa: Ikut khidir “insyaalah saya orang yang sabar” tidak tawadhu’ beda dengan ismail “ .. isnyaalah kamu akana mendapatiku sebagai orang yang sabar
- adabiyyat musyawarah
perang uhud, kaum muslimin lebih mementingkan syura daripada pendapat rosul, surat ali imran 120 sampai 200. suruh musyawarah dalam ayat 159.
Rasul syura dalam tawanan peranh badar, umar : bunuh saja, abu bakar : mereka kerabat kita, tebusan saja” lalu datang surat al anfaal 67 -68. umar ikut nangis sebab teguran itu untuk semua.
- tafarrugh beribadah kepada allaah
mengosongkan jiwa dan hati dari berbagai kesibukan
- harga ubbud dunya (cinta dunia)
ghanimah, perang uhud, ali imran 152. terbunuhnya hamzah, paman nabi yang dicintai. Awalnya menang melawan kaum musyrikin di bawah abu sufyan, sampai akhirnya kalah karena ditimpa fasyal (takut dan lemah), tanazu’ (berselisih), Ma’shiyat (durhaka dan tidak taat)
- perang doa
perang badar disebut juga perang al furqon., yauma ittiqal jaman(QS al Anfaal 41), hari pertemuan dua kekuatan. Rasul berdoa menjelang malam pertempuran :jika umat ini binasa, allah tidak akan disembah”;abu jahal juga berdoa agar nabi muhammad dihancurkan esok hari.
- bukan fisik baru, tapi ruh baru
kisah hasan al banna dengan ulama al azhar, penggerak, motinvator, dinamisator
- jangan merasa tidak mampu
Kesetiaan khadijah pada rasulullah. Sampai2 halah, saudari Khadijah pernah membuatnya terkejut “Allahumma, Halah”
- al wafa’ (kesetiaan)
- allah swt mengetahui bahwa kita sibuk
QS AL Muzzammil 20. Allah tahu kita sibuk dan punya waktu beda2 buat ql, tapi tetep disuruh tilawah, menegakkan sholat, membayar zakat, shodaqoh, banyak istighfar.Charge ruhani.1. Split waktu. Kisah Hanzalah dan Abu Bakar. “…Akan tetapi wahai Hanzalah, Sa’ah wa sa’ah” Bagilah waktumu agar ada saat yang ini dan ada saat yang itu. (HR Muslim)2. Memanfaatkan serpihan waktu3. Meragamkan acara dan istiqomah “Lakukan pekerjaan sesuai kemampuan, Allah tidak akan bosan sehingga kalian bosan, dan agama yang paling disukai Alla adalah agama yang pemeluknya kontinu dalam melaksanakannya.” (Muttafaq Alaih)
- Ruh baru dan kualitas strategi dakwah
- Harus menggigit
Mutarobbi yang sulukkiyat(prilaku tidak islami), karena daya ta’sir(mempengaruhi) tidak menggigit1. belajar teknik komunikasi2. Belajar belajar menanamkan dan menancapkan melalui lisan dan bahasa tubuh, mengumpulkan kisah, ambaran, ilustrasi dan pendekatan. Faqirusy-syai’i la yu’tihi” orang yang tidak mempunyai sesuatu tidak akan dapat memberikan sesuatu, karena itu Murobbi sebelum minta adek2nya untuk berperilaku baik dia harus perbaiki perilakunya sendiri dulu. Agar kalian menjadi: Qaulan tsaqiilan(berbobot), qaulan sadidan(benar dan tepat sasaran), qalbun mashqulun (cemerlang dan bersinar)Kita lah Khairu Ummah (Ali Imran: 110)
-
- Jadilah Nassaabah (Ahli SosioKultural)
Dialah Abu bakar yang masuk islam tanpa ragu2(tanpa talakku’), krn 3 faktor:1. Rasulullaah yang Al amiin(jujur)2. Kedekatan abu bakar dan Rasul sehingga Abu bakar tahu persis perilaku rasul.3. Abu Bakar adalah Nassabah sehingga tahu persis kecuian garis keturunan rasul dan pribadinya.Berkat Abu Bakar banyak sahabat yang akhirnya masuk Islam, di antaranya Ustman Bin Affan, Az Zubain bin Al Awwam, Abdurrahman aud, Thalhah bin Ubaidillah, Sa’ad bin Abi Waqqash dll.Untuk itu hendaknya mengimplementasikan nilai dan patokan dakwah baik manhaj(konsep), wasa’il(sarana), ataupun asalib(metodologi), so kaidah dakwah:1. Mendekati manusia berdasarkan tingkat intelektualitas mereka.“Berbicaralah kepada manusia sesuai dengan pengetahuan mereka, adakah kalian suka jika Allah dan Rasulnya didustakan?” (HR Bukhari)2. Mendekati manusia sesuai tingkat dan kedudukannya (pendekatan sosial)”Kami tidak menempatkan seseorang kecuali sesuai tingkat dan kedudukan mereka” (HR Muslim)3. Pendekatan budaya “Dan kami tidak mengutus seorang rasul kecuali dengan bahasa kaumnya supaya memberi penjelasan kepada mereka”
-
- Makna dakwah
Makna dakwah secara keseluruhan adalah membuat terpancing(tertarik) dengan omongan kita. Kuur …Kurr… pada Ayam misalnya, berarti mendakwahi ayam itu :p Puuss…puss….pada kucing, makna dakwah1. menggambarkan bahwa perbedaan obyek dakwah menuntut perbedaan cara dan metode dakwah.2. aktif, berinisiatif dan proaktif. Jangan pasif atau reaktif.3. Mengetahui pintu, celah2 hati dan kejiwaan, dan kecenderungan obyek dakwah agar menarik. Menuntut mengenal pribadi obyek dakwahnya.“Maka demi Allah, sungguh, Allah memberikan hidayah kepada satu orang karena kamu, itu lebih baik bagimu daripada harta kekayaan yang paling berharga(dunia dan segala isinya) .Muttafaq ‘alaih.Humrun na’am (kekayaan yang paling berharga)
“Siapa yang membuat sunah (jalan keteladanan) dalam Islam dengan sunnah yang baik, lalu sunnah itu dijadikan amal setelahnya(dijadikan ikutan yang lain), maka Allah akan mencatatkan untuknya semisal pahala orang-orang yang mengerjakan sunnah itu tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun (HR. Muslim)Kisah:1. Mush’ab bin Umair yang diutus rasul ke Mastrib( Madinah) sekitar tahun kesebelas kenabian Rasul. Mushab punya hulwal kalam(omongan yang manis). Ketika bertemu Usain bin Khudair yang ingin mengusirnya, juga Sa’ad bin Mu’az, maka Mushab dengan tutur katanya berhasil mengajak mereka masuk islam.2. Hasan Al banna menghadiri tabliqh akbar di lokasi yang banyak ditempati tokoh-tokoh tarekat. Para tokoh itu menyusun rencana menggaalkannya, ketika rapat tiba2 Hasan Al banna mengetuk pintu untuk meminta ijin karena daerah ini daerah para syek di sini, bila diijinkan beliau akan mengisi ceramah, jika tidak maka itu hak para syeikh untuk mengisi ceramah di tempat itu. Para syek itu akhirnya mempersilakan hasan al banna bahkan memobilisasi murid2nya untuk ikut serta mendengarkan ceramahnya.
-
- Show di hadapan allah swt
Riya’ adalah syiri’ ashgar (syirik kecil). Riya’ sudah menjadi kecenderungan manusia, karena itu Allah memberi jalan keluar:1. Kita diajari merasa diawasi malaikat. (al infithaar:10-12)“Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir) (Al Gaaf: 18). Show lah pada malaikat.2. Shift malaikat siang dan malam bertemu pada Ashar dan Subuh, mereka hanya mendatangi masjid.3. Malaikat jaga jum’at mendata siapa yang datang awal sholat jumat untuk qurban unta.4. allah membanggakan amal kita pada malaikatnya di bulan Ramadhan. Karena itu harus merasa selalu ada pengawasan(muraqobah) dari Nya dan melakukan tanafus(kompetisi) amal shalih.
-
- Pendekatan dakwah
Ada buku “nahdu du’atun, la Qudhatun. Kita ini adalah penda’i bukan tukang vonis. Kaidah da’wah: at tabsyir laa at tanfiir (memberi khabar gembira bukan menakut-nakuti). QS Fusshilat 41:33-34). à musuh bisa jadi teman jika bicara kita baik.
-
- Himmah seorang da’i
- Belajar dari hasan al banna
- Dulu pion, karena cinta jadi ster
- Jangan jadikan air itu berhenti
- Ruh baru dan keteguhan da’i
· Meminta sesuatu, harus istiqomah· Arti sebuah obrolan· Bermimpilah· Tangis seorang ustadz· Nasyid· Ala la· Untuk para modin· Mutaba’ah bukan ghibah· Naqiyyah, ajadib dan qi’an· Pemuda dan hijrah· Simpati massa
No comments yet
Leave a reply